PENERAPAN ROM (RANGER OF MOTION) PADA PASIEN STROKE DENGAN GANGGUAN MOBILITAS FISIK TERHADAP KEKUATAN OTOT PADA KLIEN NY.Y.K DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SORONG TIMUR
Abstract
Pendahuluan : Stroke merupakan gangguan neurologis akibat terhambatnya aliran darah ke otak yang dapat menyebabkan kecacatan seperti hemiparese, yakni kelemahan pada satu sisi tubuh. Salah satu dampak signifikan dari stroke adalah gangguan mobilitas fisik akibat penurunan kekuatan otot. Penelitian ini. Tujuan : untuk menerapkan terapi ROM (Range of Motion) dalam meningkatkan kekuatan otot pada pasien stroke yang mengalami gangguan mobilitas fisik. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Sorong Timur. Subjek penelitian adalah satu orang pasien stroke dengan gangguan mobilitas fisik.Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik yang dikaji menggunakan format asuhan keperawatan meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Terapi ROM diberikan selama lima hari berturut-turut dengan durasi 15–20 menit per sesi. Hasil : penelitian menunjukkan adanya peningkatan kekuatan otot pasien dari nilai 2 menjadi 4 setelah dilakukan terapi. Hasil ini memperkuat efektivitas terapi ROM dalam meningkatkan kekuatan otot dan kemampuan mobilitas pasien stroke. Kesimpulan : Penelitian ini juga menekankan pentingnya terapi non-farmakologis dalam intervensi keperawatan mandiri untuk pasien stroke. Kata kunci: Stroke, Gangguan Mobilitas Fisik, ROM (Range of Motion), Kekuatan Otot, Asuhan Keperawatan
Detailed Information
Basic Information
- Item Type
- Karya Tulis Ilmiah
- Language
- Indonesia
- Edition
- Published
- Call Number
-
KTI - Copyright
- POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SORONG
Academic Information
- Student ID
-
31440122057 - Program Code
- 14401
- Department
- Poltekkes Kemenkes Sorong