HUBUNGAN STEREOTIP DAN PERSEPSI DENGAN KESIAPAN IMPLEMENTASI INTERPROFESSIONAL EDUCATION (IPE) MAHASISWA POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN SORONG
Abstract
Interprofessional Education (IPE) adalah pendekatan pembelajaran kolaboratif antar profesi kesehatan yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan. Hambatan seperti Stereotipe dan persepsi negatif dapat memengaruhi kesiapan mahasiswa dalam mengimplementasikan IPE. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara Stereotipe dan persepsi dengan kesiapan implementasi IPE pada mahasiswa Poltekkes Kemenkes Sorong. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif dan rancangan cross sectional. Populasi terdiri dari 161 mahasiswa semester IV dari Program D3 Keperawatan, Kebidanan, dan Gizi, dengan sampel 142 orang yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan meliputi SSRQ untuk Stereotipe, IEPS untuk persepsi, dan RIPLS untuk kesiapan. SSRQ memiliki validitas dengan korelasi 0,394–0,922 dan reliabilitas tinggi (Cronbach’s Alpha = 0,966). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki Stereotipe baik (61,3%), persepsi baik (54,2%), dan kesiapan baik (57%) dalam pelaksanaan IPE. Uji Spearman Rho menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara Stereotipe dan kesiapan (p = 0,564), namun terdapat hubungan sangat signifikan antara persepsi dan kesiapan implementasi IPE (p = 0,001). Kesimpulannya, persepsi positif mahasiswa terhadap IPE berpengaruh signifikan terhadap kesiapan mereka dalam menjalani pembelajaran kolaboratif lintas profesi. Sebaliknya, Stereotipe tidak menunjukkan hubungan yang bermakna dengan kesiapan implementasi IPE. Kata kunci: Stereotipe, Persepsi, Kesiapan, Interprofessional Education, Mahasiswa Kesehatan.
Detailed Information
Basic Information
- Item Type
- SKRIPSI
- Language
- Indonesia
- Edition
- Published
- Call Number
-
SKI
Academic Information
- Student ID
-
11430121064 - Program Code
- 14301
- Department
- Poltekkes Kemenkes Sorong