PENGARUH METODE STORY TELLING MEDIA BONEKA TANGAN TERHADAP KEBIASAAN MENGGOSOK GIGI PADAANAK USIA 4-6 TAHUN DI TK AL-IKHLAS
Abstract
Latar Belakang: Kesehatan gigi dan mulut sangat penting bagi kualitas hidup, namun banyak anak usia dini masih rentan terhadap karies. Hal ini disebabkan oleh konsumsi gula berlebih dan kebiasaan menggosok gigi yang buruk, akibat rendahnya kesadaran dan promosi kesehatan. Metode storytelling dengan media boneka tangan terbukti efektif dalam pendidikan kesehatan gigi anak karena bersifat menarik, edukatif, dan mampu meningkatkan minat serta imajinasi anak. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh metode story telling media boneka tangan terhadap kebiasaan menggosok gigi anak usia 4-6 tahun di Tk-Al-Ikhlas. Metode Penelitian: Penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimental menggunakan rancangan One Group Pre-Test and Post-Test Design. Populasi adalah seluruh anak usia 4–6 tahun di TK Al-Ikhlas (70 anak), dengan sampel sebanyak 42 anak yang memenuhi kriteria. Analisis data menggunakan uji univariat dan bivariat. Hasil Penelitian: Sebelum intervensi sebanyak 32 (76,2%) anak berada dalam kategori butuh bimbingan. Setelah intervensi diberikan sebanyak 20 (47,6%) berada dalam kategori butuh bimbingan. Uji statistik menunjukkan hasil signifikan (P = 0,000; P < 0,05), artinya terdapat pengaruh metode storytelling media boneka tangan terhadap kebiasaan menggosok gigi anak. Kesimpulan pemberian metode story telling media boneka tangan terhadap kebiasaan Metode storytelling dengan boneka tangan efektif digunakan sebagai pendidikan kesehatan untuk meningkatkan kebiasaan menggosok gigi pada anak usia prasekolah. Kata Kunci: Kebiasaan menggosok gigi, story Telling, media boneka tangan, anak usia pra sekolah.
Detailed Information
Basic Information
- Item Type
- Skripsi
- Language
- Indonesia
- Edition
- Published
- Call Number
-
SKI - Copyright
- POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SORONG
Academic Information
- Student ID
-
21530121011 - Department
- Poltekkes Kemenkes Sorong