ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.S DI WILAYAH PUSKESMAS SORONG BARAT
Abstract
Masalah tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi(AKB) didukung dari Kesehatan Indonesia (SDKI) Tahun 2020 yang memunjukkanAngka Kematian Bayi Baru Lahir/ Neonatal (AKN) Sebesar 15 per1.000 kelahiran Hidup, Angka Kematian Bayi (AKB) 24 per 1.000 kelahiran Hidup.(Kemenkes RI, 2019). Ditahun 2022 terdapat 78 kasus yang artinya terjadipenurunan kasus AKB. Data tersebut menunjukkan AKB sebesar 6 per 17,7kelahiran hidup (Profil Kesehatan, 2020).Kementrian Kesehatan RepublikIndonesia tahun 2021 menyatakan bahwa jumlah angka kematian ibu naik dari4.197 Tahun 2019 menjadi 4432 di Tahun 2020.Menurut data dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Angka KematianIbu (AKI) pada tahun 2020 tercatat sebesar 343 kematian per 100.000 kelahiranhidup. Angka ini mencerminkan tantangan yang masih dihadapi dalammeningkatkan layanan kesehatan ibu di wilayah tersebut., Angka itu tidak jauhberbeda dengan angka kematian sepanjang kurun waktu tahun 2019 yang mencapai57 kasus, dan yang paling tertinggi berada di Kabupaten Teluk Bintuni, Kaimana,Manokwari dan Fakfak. Kematian dalam kurun waktu satu tahun, tingginyakematian ibu tersebut mengambarkan masih rendahnya pelayanan kepada Ibuhamil, dimana kunjungan ibu hamil pertama K1 dan k4 dalam 2 tahun mengalamipenurunan yaitu 66.97%, 24,12% dan 0.0%, 41.4%, begitupun persalinan olehtenaga kesehatan 48.807% dan 38.3%. Sementara kasus kematian bayi yangmeninggal di bawah umur 28 hari (Neonatal),sebanyak 114 kasus tidak jauhberbeda dengan kasus kematian ibu tahun 2019 yang mencapai 157 kasus danpaling tinggi berada di Kabupaten Teluk Bintuni, Kota Sorong, Kaimana danKabupaten Manokwari.Jenis penelitian ini bersifat Deskriptif dengan menggunakan metodeAsuhan Kasus Manajemen Kebidanan dan didokumentasikan dengan metodeSOAP. Subjek penelitian Ny. S yang didampingi saat hamil Trimester III denganUsia Kehamilan 34 minggu, bersalin, Nifas, BBL, dan KB. Hasil kasus diambil dipuskesmas mariat kabupaten Sorong mulai tanggal 05 Januari s/d 05 Mei 2026Tanggal 10 Maret 2026 jam 14.40 WIT,Ny.S datang ke Rsud Sele Be Solu danmenghubungi Bidan dengan keluhan Mules-mules, hasil pemeriksaan Pada Jam14.50 WIT. sudah pembukaan 1 cm, dan diperiksa inpartun kala II Fase Aktif pukul19.00 WIT ibu mengatakan perutnya semakin sakit dan pengeluaran lendir darahterlihat pukul 22.18 WIT lahir Pukul 22.22 WIT Plasenta lahir lengkap bersertakotiledonnya. Kunjungan Neonatus 6 jam, 6 hari, 2 minggu dan kunjungan Nifas 6jam, 6 hari, 2 minggu dan 6 minggu
Detailed Information
Basic Information
- Item Type
- Laporan Tugas Akhir
- Language
- Indonesia
- Edition
- Published
- Call Number
-
LTA - Copyright
- POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SORONG
Academic Information
- Student ID
-
41540123014 - Program Code
- 15401
- Department
- Poltekkes Kemenkes Sorong