EFEKTIVITAS MIRROR THERAPY TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS KEKUATAN OTOT PADA LANSIA DENGAN RHEUMATOID ARTHRITIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MALANU KOTA SORONG
Abstract
Latar Belakang: Rheumatoid arthritis (RA) merupakan penyakit autoimun yangditandai dengan peradangan kronis pada sendi dan dapat menyebabkan kerusakanjaringan serta penurunan kekuatan otot. Kondisi ini sering dialami oleh lanjut usia(lansia) akibat kombinasi proses penuaan dan inflamasi berkepanjangan, sehinggamengakibatkan keterbatasan aktivitas fisik dan penurunan kualitas hidup. Salahsatu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk meningkatkankekuatan otot adalah mirror therapy, yaitu terapi latihan dengan memanfaatkanrangsangan visual dari cermin untuk memicu imajinasi motorik dan mengaktifkanotot yang melemah.Tujuan: Mengetahui efektivitas mirror therapy terhadap peningkatan kualitaskekuatan otot pada lansia dengan rheumatoid arthritis di wilayah kerja PuskesmasMalanu Kota Sorong.Metode: Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan rancangan onegroup pre-test post-test. Sampel sebanyak 14 lansia dengan rheumatoid arthritisdipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi. Intervensimirror therapy diberikan 3 kali sehari selama 3 hari berturut-turut (total 9 sesi)dengan durasi 15 menit per sesi. Pengukuran kekuatan otot dilakukan menggunakanhandgrip dynamometer sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisismenggunakan uji Paired Sample t-test dengan tingkat signifikansi p < 0,05.Hasil: Rata-rata kekuatan otot sebelum intervensi adalah 7,51 kg (SD = 2,64; min= 5; maks = 12). Setelah intervensi, rata-rata meningkat menjadi 13,53 kg (SD =2,54; min = 10; maks = 18), dengan selisih peningkatan 6,02 kg. Hasil uji PairedSample t-test menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapatperbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi.Kesimpulan: Mirror therapy efektif dalam meningkatkan kualitas kekuatan ototpada lansia dengan rheumatoid arthritis. Terapi ini dapat direkomendasikansebagai salah satu metode rehabilitatif nonfarmakologis yang sederhana, murah,dan dapat diaplikasikan di fasilitas pelayanan kesehatan primer untuk mempertahankan fungsi fisik dan meningkatkan kualitas hidup lansia.Kata Kunci: Handgrip dynamometer, Kekuatan otot, Lansia, Mirror therapy,Rheumatoid arthritis
Detailed Information
Basic Information
- Item Type
- Skripsi
- Language
- Indonesia
- Edition
- Published
- Call Number
-
SKI - Copyright
- POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SORONG
Academic Information
- Student ID
-
11430121008 - Program Code
- 14301
- Department
- Poltekkes Kemenkes Sorong