HUBUNGAN LINGKUNGAN FISIK RUMAH DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MALAWEI KOTA SORONG
Abstract
HUBUNGAN LINGKUNGAN FISIK RUMAH DENGAN KEJADIAN ISPA
PADA BALITA DI PUSKESMAS MALAWEI KOTA SORONG
Marlon Kladit
Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Sorong
Email: aloncladith@gmail.com
ABSTRAK
Latar Belakang: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyebab
utama morbiditas dan mortalitas pada balita, terutama di negara berkembang seperti
Indonesia. Lingkungan fisik rumah yang tidak sehat, seperti ventilasi buruk,
pencahayaan minim, dan sanitasi tidak layak, dapat meningkatkan risiko ISPA.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lingkungan fisik rumah
dan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Malawei, Kota Sorong.
Metode Penelitian: Penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan
pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 61 balita usia 12–59 bulan dipilih
berdasarkan kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui observasi langsung kondisi
rumah dan kuesioner terkait gejala ISPA, kemudian dianalisis menggunakan uji
Chi-Square.
Hasil Penelitian: Mayoritas rumah responden tidak memenuhi syarat rumah sehat
yaitu 36 rumah (59,0%). Kejadian ISPA terbanyak adalah kategori sedang sebesar
37 balita (60,7%), diikuti ISPA ringan 21 balita (34,4%) dan ISPA berat 3 balita
(4,9%). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara kondisi
lingkungan fisik rumah dengan kejadian ISPA pada balita (p = 0,001).
Kesimpulan: Terdapat hubungan antara lingkungan fisik rumah dengan kejadian
ispa.
Kata Kunci: Balita, ISPA, Lingkungan Fisik Rumah
Detailed Information
Basic Information
- Item Type
- SKRIPSI
- Language
- Indonesia
- Edition
- Published
- Call Number
-
SKI - Copyright
- POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SORONG
Academic Information
- Student ID
-
11430121047 - Department
- poltekkes Kemenkes sorong