HUBUNGAN PENERAPAN ATRAUMATIC CAREDENGAN KECEMASAN ANAK PRASEKOLAH YANG MENGALAMI HOSPITALISASIDIRUMAHSAKIT SELE BE SOLU KOTA SORONG
Abstract
Latar Belakang : Hospitalisasi merupakan pengalaman yang dapat menimbulkan dampak psikologis pada anak, terutama kecemasan. Anak prasekolah usi 3-6 tahun lebih rentan mengalami kecemasan karena kemampuan memahami situasi dan mengontrol emosi masih berkembang. Kecemasan dapat ditunjukkan melalui perilaku menangis, takut, rewel, dan menolak tindakan medis. salah satu upaya untuk meminimalkan dampak tersebut adalah penerapan atraumatic care yang bertujuan mengurangi trauma fisik dan psikologis selama anak menjalani perawatan di rumah sakit. Tujuan : Menganalisis hubungan pererapan atraumatic care dengan kecemasan anak prasekolah (3-6 tahun) yang mengalami hospitalisasi di Rumsah Sakit Sele Bes Solu Kota Sorong. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantittaif dengan desan analitik observasional dan pendektana cross sectional. Populasi dan sampel penelitian ini adaah anak prasekolah yang menjalani hospitalisasi di Rumah Sakit Sele Be Solu Kota Sorong . Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah 33 responden. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen penelitian yaitu kuesioner penerapan atraumatic care dan Spence Children’s Anxiety Scale (SCAS), kemudian diaalisis menggunakan uji Spearmank Rank. Penelitian ini dilaksanakan pada 20 Mei-20 Juni 2026. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden yaitu 33 anak (100%), berada pada kategori penerapan atraumatic care baik. Seluruh responden, yaitu 33 anak (100%), juga berada pada kategori tidak cemas selama menjalani hospitalisasi. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai koefisien korelasi r = -0,379 dengan p-value = 0,030 (p < 0,05), sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara penerapan atraumatic care dengan kecemasan anak prasekolah. Hubungan tersebut memiliki arah negatif dengan kekuatan lemah, yang menunjukkan bahwa semakin baik penerapan atraumatic care, maka kecemasan anak cenderung semakin rendah. Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara penerapan atraumatic care dengan kecemasan anak prasekolah yang mengalami hospitalisasi di ruangan Asoka dan Melati Rumah Sakit Sele Be Solu Kota Sorong. Penerapan atraumatic care yang semakin baik cenderung diikuti dengan tingkat kecemasan anak yang semakin rendah. Kata Kunci : Atraumatic Care, Kecemasan, Anak Prasekolah, Hospitalisasi.
Detailed Information
Basic Information
- Item Type
- SKRIPSI
- Language
- Indonesia
- Edition
- Published
- Call Number
-
SKI - Copyright
- POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SORONG
Academic Information
- Student ID
-
11430122052 - Program Code
- 14301
- Department
- Poltekkes Kemenkes Sorong