ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.W DI WILAYAH PUSKESMAS MARIAT KABUPATEN SORONG
Abstract
Masalah tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) didukung dari Kesehatan Indonesia (SDKI) Tahun 2020 yang memunjukkan Angka KematianBayi Baru Lahir/ Neonatal (AKN) Sebesar 15 per 1.000 kelahiran Hidup, Angka Kematian Bayi (AKB) 16,8 per 1.000 kelahiran Hidup. (Kemenkes RI, 2024). Ditahun 2022 terdapat 78 kasus yang artinya terjadi penurunan kasus AKB. Data tersebut menunjukkan AKB sebesar 6 per 17,7kelahiran hidup (Profil Kesehatan, 2020). Kementrian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2021menyatakan bahwa jumlah angka kematian ibu naik dari 4.197 Tahun 2019 menjadi 4432 di Tahun2020. Menurut data dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Angka Kematian Ibu (AKI) pada tahun 2020 tercatat sebesar 343 kematian per 100.000 kelahiran hidup. Angka ini mencerminkan tantangan yang masih dihadapi dalam meningkatkan layanan kesehatan ibu di wilayah tersebut., Angka itu tidak jauh berbeda dengan angka kematian sepanjang kurun waktu tahun 2024 yang mencapai 57 kasus, dan yang paling tertinggi berada di Kabupaten Teluk Bintuni, Kaimana, Manokwari dan Fakfak. Kematian dalam kurun waktu satu tahun, tingginya kematian ibu tersebut mengambarkan masih rendahnya pelayanan kepada Ibu hamil, dimana kunjungan ibu hamil pertama K1 dan k4 dalam 2 tahun mengalami penurunan yaitu 66.97%, 24,12% dan 0.0%,41.4%, begitupun persalinan oleh tenaga kesehatan 48.807% dan 38.3%. Sementara kasus kematian bayi yang meninggal di bawah umur 28 hari (Neonatal), sebanyak 114 kasus tidak jauh berbeda dengan kasus kematian ibu tahun 2023 yang mencapai 157 kasus dan paling tinggi berada di Kabupaten Teluk Bintuni, Kota Sorong, Kaimana dan Kabupaten Manokwari. Jenis penelitian ini bersifat Deskriptif dengan menggunakan metode Asuhan Kasus Manajemen Kebidanan dan didokumentasikan dengan metode SOAP. Subjek penelitian Ny. W yang didampingi saat hamil Trimester II dengan Usia Kehamilan 26 minggu 5 hari, bersalin, Nifas, BBL, dan KB. Hasil kasus diambil di puskesmas mariat kabupaten Sorong mulai tanggal 23 oktober s/d 25 Februari 2026 Tanggal 13 Januari 2026 jam 05.00 WIT, Ny. W datang ke puskesmas dan menghubungi Bidan dengan keluhan Mules-mules, hasil pemeriksaan sudah pembukaan 4 cm, dan karena ibu primitua maka dilakukan rujukan ke rumah sakit ,sampai di rumah sakit diperiksa inpartun kala IFase Aktif pukul 11.00 WIT ibu mengatakan tidak kuat mengejan maka terlihat pukul 15.30 WITbayi tidak kunjung lahir maka dilakukan Sectio Caesarea (SC) lahir Pukul 15.40 WIT. Kunjungan Neonatus 22 jam, 3 hari, 8 hari dan kunjungan Nifas 22 jam, 3 hari,8 hari dan 29 hari.
Kata kunci: asuhan kebidanan komprehensif.
Detailed Information
Basic Information
- Item Type
- Laporan Tugas Akhir
- Language
- Indonesia
- Edition
- Published
- Call Number
-
LTA - Copyright
- POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SORONG
Academic Information
- Student ID
-
41540123040 - Program Code
- 15401
- Department
- Poltekkes Kemenkes Sorong