HUBUNGAN POLA MAKAN DAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP RISIKO KEJADIAN OBESITAS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KLASAMAN KOTA SORONG
Abstract
Obesitas merupakan penumpukan lemak yang berlebihan akibat ketidakseimbangan asupan energi (energy intake) dengan energi yang digunakan (energy expenditure) dalam waktu lama. Epidemi obesitas dengan cepat menjadi
tantangan terbesar kesehatan masyarakat global, peringkat tiga besar penyebab gangguan kesehatan kronis. Untuk mengetahui hubungan pola makan dan aktifitas fisik dengan risiko kejadian obesitas di Wilayah Kerja Puskesmas Klasaman. Jenis penelitian ini adalah Deskriptif-analitik menggunakan rancangan penelitian Cross-sectional study dengan menggunakan uji Chi Square yang terdiri dari 30 responden. Variabel dependen dari penelitian ini adalah obesitas dan variabel independen dalam penelitian ini adalah pola makan dan aktivitas fisik. Hasil uji Chi Square diketahui bahwa pada pola makan dengan obesitas didapat p value = 0.035, sedangkan pada aktivitas fisik dengan obesitas didapat p value = 0,002. Di mana hasil ini menunjukkan bahwa nilai p < α (0.05) yang berarti bahwa terdapat hubungan pola makan dan aktivitas fisik terhadap risiko kejadian obesitas di Wilayah Kerja Puskesmas Klasaman. Maka hipotesis dapat diterima. Terdapat hubungan pola makan dan aktivitas fisik terhadap risiko kejadian obesitas di Wilayah Kerja Puskesmas Klasaman. Diharapkan dari penelitian ini bisa memberikan informasi khususnya para
tenaga kesehatan kepada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Klasaman dalam memberikan pendidikan kesehatan tentang pentingnya menjaga pola makan dan aktivitas fisik sehari-hari agar dapat mengurangi faktor resiko terjadinya obesitas.
Detailed Information
Basic Information
- Item Type
- Skripsi
- Language
- Indonesia
- Edition
- Published
- Copyright
- POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SORONG
Academic Information
- Student ID
-
1430115013 - Program Code
- 14301
- Department
- POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SORONG