STUDI LITERATUR PENGARUH GUIDED IMAGERY TERHADAP INTENSITAS NYERI PASIEN POST OPERASI APENDEKTOMI
Abstract
Apendektomi adalah perawatan bedah apendisitis atau pengangkatan usus buntu yang meradangi. Apendektomi harus dilaksanakan sesegera mungkin dalam mengurangi resiko perforasi (seperti abses atau peritonitis. Selama periode pasca operasi peran perawat sangat diperlukan dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan rasa nyaman pada pasien untuk mengurangi rasa nyeri. Salah satu pengobatan non-farmakologi yang bisa dilakukan ialah terapi guided imagery. Tujuan dari literature review adalah untuk mereview literatur mengenai pengaruh guided imagery terhadap penurunan nyeri pasien post operasi apendektomi. Metode yang digunakan dalam Literature review diawali dengan pemelihan topik, kemudian ditentukan keyword untuk pencarian jurnal menggunakan bahasa indonesia dan bahasa inggris melalui beberapa database diantaranya Pubmed, Google Scholer, Garuda, Elseiver dan Science direct. Kriteria inklusi pada penelitian ini adalah artikel tahun 2016-2021, Fulltext, asrtikel yang sesuai dengan topik literatur. Berdasarkan dari 13 literatur yang telah ditinjau menunjukkan terdapat adanya pengaruh Guided Imagery terhadap intensitas nyeri pasien post operasi apendektomi. 12 dari artikel mendapati secara statistik bahwa terjadi penurunan intensitas nyeri pada pasien setelah diberikan terapi Guided Imagery. Terapi Guided Imagery juga dapat memberi kepuasan, kenyamanan, dan mengurangi kecemasan pada pasien post operasi. Terapi Guided Imagery sebagai salah satu pilihan intervensi non farmakologis dalam mengatasi masalah nyeri pada pasien post operasi apendektomi.
Detailed Information
Basic Information
- Item Type
- Skripsi
- Language
- Indonesia
- Edition
- Published
- Copyright
- POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SORONG
Academic Information
- Student ID
-
11430117022 - Program Code
- 14301