Document cover
Text

PENGARUH TEKNIK DISTRAKSI RELAKSASI NAFAS DALAM PADA ANAK REMAJA TERHADAP PENURUNAN NYERI SAAT PEMASANGAN INFUS DI RSUD SELE BE SOLU KOTA SORONG

Abstract

Pemasangan infus merupakan tindakan invasif awal yang seringkali dilakukan di Instalansi Gawat Darurat (IGD) guna memenuhi kebutuhan cairan dan elektrolit. Tindakan tersebut dapat menyebabkan nyeri pada anak. Nyeri yang tidak ditangani dapat mengakibatkan dampak yang serius, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Penelitian ini di lakukan pada usia Remaja di RSUD Sele Be Solu. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh teknik distraksi relaksasi nafas dalam pada anak remaja terhadap penurunan intensitas nyeri saat pemasangan infus. Metodeologi: Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi eksperimen dengan pendekatan one grup pre-test post-test design. Teknik pengambilan sampel mengguanakan consecutive sampling sebanyak 20 orang. Hasil uji penelitian ini menggunakan wilcoxon dengan nilai p value 0,001, di dapatkan nilai p value < dari 0,05 maka dapat di simpulkan bahwa ada pengaruh teknik distraksi relaksasi nafas dalam pada anak remaja terhadap penurunan intensitas nyeri saat pemasangan infus.

Detailed Information

Basic Information
Item Type
Skripsi
Language
Indonesia
Edition
Published
Copyright
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SORONG
Academic Information
Student ID
1430115028
Program Code
14301
Department
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SORONG
Supervisors
I Made Raka, S.ST, M.Kes
Supervisor Level 1 • ID: NIP. 196804131989121001
Serly A. Marcus, M.Kep
Supervisor Level 2
Examiners
Publication & Topics
Publisher
Poltekkes Kemenkes Sorong
Perpustakaan Sorong

Document Files

Download the full document and associated files

PADA ANAK REMAJA TERHADAP PENURUNAN NYERI SAAT PEMASANGAN INFUS DI RSUD SELE BE SOLU KOTA SORONG
Public
Download Instructions
  • Public files can be downloaded by anyone without login
  • Some files require authentication - please log in to access restricted content
  • Downloads are tracked for statistical purposes
  • Contact repository administrator if you encounter access issues